Find and Follow Us

Minggu, 17 November 2019 | 06:35 WIB

Protes Red Bull dan Lotus Tidak Digubris FIA

Oleh : Boy Leonard Pasaribu | Kamis, 22 Maret 2012 | 20:34 WIB
Protes Red Bull dan Lotus Tidak Digubris FIA
formula1.com
facebook twitter

INILAH.COM, Sepang - Usaha Lotus dan Red Bull Racing untuk mengganjal laju Mercedes lewat FIA gagal. Badan olahraga otomotif dunia itu tetap melegalkan sistem aerodinamika terobosan Mercedes.

Tim asal Jerman itu memperkenalkan inovasi barunya, DRS activated F-Duct, atau sistem udara yang otomatis aktif saat Drag Reduction System diaktifkan.

FIA melarang piranti aerodinamika yang bisa diaktifkan oleh pembalap, kecuali DRS, sirip belakang yang hanya boleh diaktifkan di zona tertentu. Mercedes dengan cerdik memanfaatkannya dengan merancang sistem aliran udara.

Lubang kecil akan terbuka saat sirip belakang berubah posisi. Dari lubang ini, udara akan masuk dan disalurkan ke bagian depan mobil, yang kemudian bisa mempengaruhi kondisi mobil bagian depan. Lotus dan Red Bull menganggap sistem ini melanggar peraturan, karena F-Duct dianggap diaktifkan oleh pembalap.

Kamis (22/3/12), FIA dan seluruh tim mengadakan diskusi di Sepang, namun FIA tetap pada keputusannya melegalkan inovasi Mercedes. Menurut FIA, sistem itu 100 persen pasif. Selain itu, tak ada peraturan yang melarang suatu piranti aerodinamika diaktifkan dengan cara memanfaatkan DRS.

Direktur Lomba FIA, Charilie Whiting, yang juga mengepalai departemen teknis F1, mengatakan sebelumnya di Australia bahwa sistem tersebut "seratus persen pasif. Tidak ada piranti yang bergerak di dalamnya, sistem itu tidak berinteraksi dengan suspensi. Tidak berpengaruh pada kemudi, tidak ada sama sekali. Karena itu, saya tak melihat adanya peraturan yang melarang sistem itu."

Kini, Lotus dan Red Bull punya dua pilihan: mengajukan protes resmi atau ikut bersaing mengembangkan sistem yang serupa untuk mobil mereka sendiri.

Akhir pekan ini, GP Malaysia akan digelar. Norbert Haug, Presiden Mercedes untuk segala jenis balapan, menegaskan bahwa timnya tidak akan melakukan perubahan apapun. "Mobil ini telah melalui scrutineering (pengecekan pralomba) dan mendapat lampu hijau," ujar Haug, seperti dinukil dari Autosports.

Komentar

Embed Widget
x