INILAH.COM, Jakarta - Sepuluh negara, termasuk Amerika Serikat bertarung dalam kejuaraan dunia sepak takraw "Super Series", mulai Kamis (23/2/2012) di Palembang.
"Tadinya 15 negara yang bersedia ikut, tetapi ada berbagai halangan sehingga mereka tidak bisa ikut kali ini," ujar Marsekal Madya TNI (Purn) M Basri Sidehabi, Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PTSI), Selasa (21/2/2012) di Jakarta.
Kejuaraan bertajuk 'International Super Series" sepak takraw itu merupakan yang kedua kalinya, setelah yang pertama digelar Thailand tahun lalu. Kejuaraan di Palembang, Sumatera Selatan, itu akan dibuka Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng.
Ke-10 negara peserta yang akan bertarung di Palembang, yakni tim dari tuan rumah Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Brunei Darussalam, Amerika Serikat, Jepang, Taipei, Vietnam. Sebagian besar di antara peserta akan menurunkan tim putra dan putri.
Tim Indonesia sendiri menurut Basri, berusaha berbuat yang terbaik. Di kawasan ASEAN, Thailand masih merupakan tim kuat. Terakhir di forum ASEAN Games di Palembang, Thailand juara umum dengan perolehan tiga medali emas.
Indonesia sendiri telah menunjukkan prestasi yang signifikan dan memecahkan rekor paceklik prestasi dengan meraih satu medali emas, tiga perak dan tiga perunggu di ASEAN Games tahun lalu.
Dalam upaya meningkatkan prestasi atlet sepak takraw Indonesia, kata Basri, PTSI telah menggelar tiga kali Liga Sepak Takraw, yakni di Yogyakarta, Jakarta, dan terakhir di Surabaya. "Kita ingin menjadikan sepak takraw Indonesia memiliki kompetisi yang teratur dan tertib seperti di sepak bola, jadi sapiritnya profesionalitas," kata Basri.