Kamis, 17 Mei 2012 | 04:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Indonesia Juara Dua Kejuaraan Sepatu Roda
Headline
IST
Oleh:
Olahraga - Senin, 20 Februari 2012 | 04:44 WIB

INILAH.COM, Sidoarjo - Atlet sepatu roda dari Indonesia meraih peringkat kedua setelah kalah dari atlet China Taipei pada nomor maraton 42 kilometer pada kejuaraan international sepatu roda antarklub memperebutkan Piala Bupati Sidoarjo.

Usai perlombaan yang berlangsung di Sidoarjo, Minggu, juara pertama dalam nomor maraton 42 km asal China Taipei, Wei Lin, mengakui dalam lomba itu relatif cukup berat mengingat cuaca di Indonesia cukup panas.

"Cuacanya cukup panas sehingga saya harus bekerja ekstra keras untuk memperolah juara satu dalam perlombaan sepatu roda kali ini. Selain itu, lawan-lawan dari Indonesia dan negara lain yang mengikuti perlombaan ini juga cukup bagus," katanya.

Dalam perlombaan kali ini, dirinya cukup nyaman dengan kondisi lintasan yang ada serta animo dari masyarakat Sidoarjo yang menonton lomba ini menambah semangat dari para atlet yang ikut.

Sementara itu, Mardian asal Bandung yang berhasil menduduki posisi dua mengaku puas dengan perolehan ini meski lawan-lawannya itu merupakan para atlet tingkat dua yang kemampuannya sudah tidak diragukan lagi.

"Beruntung saya bisa menang lawan mereka meskipun harus memperoleh juara dua. Akan tetapi, saya puas dengan perolehan tersebut, mengingat lawan-lawan saya sebagian besar adalah juara dunia," katanya.

Pada nomor putra atlet nasional China Taipei Wei Lin berhasil mengungguli atlet sepatu roda lainnya dengan catatan waktu satu jam 16 menit.

Atlet Indonesia dari klub B-Blades Bandung, Muhammad Mardian, mampu finis di tempat kedua dengan catatan waktu satu jam 18 menit.

Sementara itu, pada nomor putri, kembali Atlet ChinaTaipei Yu Ting merebut medali emas setelah finis di tempat pertama dengan catatan waktu satu jam 31 detik.

Atlet nasional Indonesia Ajeng Anindia Prasalita dari klub Eagles Prestasi Semarang mampu finis di tempat kedua dan di tempat ketiga diisi Chia Pei dari China Taipe.

Turunnya atlet internasional dari berbagai negara pada kejuaraan ini merupakan prestasi sendiri bagi atlet Indonesia untuk bersaing di kelas lebih bergengsi karena atlet china taipei khususnya merupakan juara dunia dan juara Asia. [antara]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.