INILAH.COM, Melbourne – Maria Sharapova akhirnya bertekuk lutut di Rod Laver Arena, tumbang dua set langsung 6-3, 6-0 dari Victoria Azarenka. Tak hanya gelar juara Australia Open 2012 yang hilang, peringkat satu dunia pun gagal tergapai.
Petenis asal Rusia itu sempat merebut dua game awal di set pertama dan imbang 3-3, namun setelah itu pertandingan berjalan berat sebelah. Sharapova gagal memenangi game tersisa. Ia bahkan melakukan unforced error (kesalahan sendiri) sebanyak 30 kali dalam pertandingan itu.
“Dia melakukan semuanya lebih baik dari yang saya lakukan hari ini. Saya menjalani pertandingan dengan bagus di dua game pertama, namun sampai di situ saja,” ujar Sharapova, seperti dilansir Yahoo Sports.
“Setelah itu dia (Azarenka) yang memegang kendali dan melepaskan pukulan dalam dan agresif. Saya dibuat berlarian seperti kelinci, Anda tahu, berusaha untuk mengejar bolanya,” lanjutnya.
“Seperti di olahraga lainnya, terkadang Anda mengalami hari baik, terkadang Anda mengalami hari yang berat dan terkadang ada hari di mana segalanya tidak berjalan sesuai rencana,” Sharapova mengungkapkan perasaannya tentang laga ini.
Azarenka menjadi petenis putri ketiga yang berhasil merebut peringkat satu dunia dengan memenangi Grand Slam pertamanya. Peringkat pertama dunia lowong ketika Caroline Wozniacki, penghuni terakhir posisi teratas tersebut, kalah di perempatfinal Australia Open.