INILAH.COM, Melbourne – Victoria Azarenka mengalahkan Maria Sharapova dengan dua set langsung, 6-3, 6-0 untuk menjuarai Australia Open 2012, sekaligus menjadi petenis putri nomor satu dunia.
Petenis berusia 22 tahun itu tampil gugup di awal final Grand Slam pertamanya, tertinggal 2-0 di set pertama, sebelum kemudian memenangkan 12 dari 12 game berikutnya.
Azarenka menjadi petenis putri ketiga yang berhasil merebut peringkat satu dunia dengan memenangi Grand Slam pertamanya.
Peringkat pertama dunia lowong ketika Caroline Wozniacki, penghuni terakhir posisi teratas tersebut, kalah di perempatfinal Australia Open. Azarenka memenangkan gelarnya dengan pukulan forehand, yang dikembalikan dengan kurang sempurna oleh Sharapova.
Petenis asal Belarusia itu kemudian bertekul lutut dan menutup mukanya dengan tangan. Ia berdiri dan mengangkat tangan, sambil berkata, “Apa yang terjadi?” sebelum kemudian berlari ke arah pelatihnya.
“Ini adalah perasaan terbaik. Saya tak tahu mengenai pertandingannya. Saya tak tahu apa yang saya lakukan di luar sana. Saya benar-benar gembira dengan apa yang terjadi. Saya tak percaya ini sudah berakhir,” ujarnya, seperti dinukil dari Yahoo Sports.
Saat penyerahan trofi, Azarenka masih berada dalam euforia. “Wow!” ujarnya sembari tertawa kecil dan berlari ke arah timnya. “Kalian membuatku sadar bahwa aku bisa mengandalkan diriku sendiri dan aku akhirnya bisa mengangkat trofi ini,” sambungnya.
Azarenka kemudian memberikan ucapan terimakasih khusus untuk neneknya. “Orang yang menginspirasi saya dalam hampir setiap sisi kehidupan saya,” tutup Azarenka.