INILAH.COM, Jakarta - Sekertaris Kementrian pemuda dan Olahraga Djoko Pekik membeberkan target yang diemban kontingen Indonesia di ajang Olimpade mendatang. Apakah itu?
Hal itu ditegaskannya dalam acara Coffee Morning yang dihelat di Kantor Humas Kementrian Pemuda dan Olahraga, Jumat (20/1/2012) oagi WIB. Menurutnya, terdapat dua target Kontingen Indonesia di ajang Olimpiade.
Pertama, yakni meloloskan sekitar 50 atlet ke ajang O,limpiade. Kedua, menaikkan prestasi kontingen Indonesia dan juga menambah perolehan pundi-pundi emas kontingen Indonesia.
“Selama ini sudah ada beberapa atlet yang lolos dari bulu tangkis, angkat besi dan panahan, jumlahnya sekitar 20 atlet. Masih ada beberapa cabor yang mengikuti kualifikasi, seperti rowing, fencing, tinju putri dan beach volley, harapan kita 50 atlet itu bisa berangkatkan bulan Juli ke London,” tuturnya
“Saat ini satlak Prima juga sudah mulai memanggil beberapa atlet yang sudah lolos untuk training camp. Kalau bulu tangkis tidak harus dipanggil, karena regulasi dia trus berlanjut dicipayung. PBSI juga sudah memperbaiki mekanisme. Sedangkan cabor-cabor yang lain meminta memusatkan pelatihan di jakarta agar mudah dalam mengontrol. Sehingga persiapan lebih matang lagi.
Djoko juga menuturkan bahwa Kemenpora akan meyerahkan sepenuhnya keputusan terkait penentua delegasi Indonesia yang bakal bertarung di ajang Olimpiade ke tangan Komite Olahrga Indonesia (KOI).
“Untuk penentuan delegasi, kita serahkan pad aKOI. Memang ada beberpa nama yang dimunculkan, tetapi itu tergantung KOI. Satlak prima hanya mempersiapkan atlet saja utk menjadi yg terbaik. Pelatihnya juga nanti akan diseleksi oleh tim seleksi satlak.
“Toh atlet yang nanti lolos juga tidak terlalu banyak. Perkembangan terbaru saat ini kita msih menuggu atletik yang masih mengikuti prakualifikasi, yang sudah pasti lolos baru empat, yakni bulu tangkis, angkat besi, panahan dan renang,” pungkasnya.