Find and Follow Us

Minggu, 17 November 2019 | 06:34 WIB

SEA Games: Panahan

Peralatan Kurang, Panahan Tetap Sumbang Emas

Oleh : Boy Leonard Pasaribu | Rabu, 16 November 2011 | 16:29 WIB
Peralatan Kurang, Panahan Tetap Sumbang Emas
solopos.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta Satu emas dan satu perunggu bertambah untuk Indonesia dalam perolehan medali SEA Games 2011 dari cabang panahan, Rabu (16/11/11).

Perunggu dipersembahkan pemanah putri Indonesia, Lilies Heliarti dari kategori compund perorangan putri di Lapangan panahan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta. Emas untuk kategori ini direbut pemanah Myanmar, Aung Ngeain dan perak direbut Jenniffer Chan dari Filipina.

I Gede Nyoman Puruhito menambah emas dari kategori compound perorangan putra, mengalahkan Earl Benjamin Yap dari Filipina. Perunggu diraih pemanah asal Malaysia, Muhammad Zaki Mahasan.

Dengan demikian, cabang olahraga panahan telah meraih dua emas dari empat yang ditargetkan. Di hari pertama, Erwina Safitri mempersembahkan emas dari kategori recurve perorangan putri.

Masih ada enam kategori lagi yang bisa diperebutkan, yakni compound beregu putra dan putri, recurve beregu putra dan putri serta kategori beregu campuran untuk compound dan recurve.

Ditanya mengenai peluang memenuhi target, manajer tim Frederik Rosandi, enggan memberikan kepastian.

"Kita harus tetap optimistis, tetapi semua kembali kepada atlet. Kemungkinan untuk merebut emas dari cabang lainnya adalah 50-50, tergantung keyakinan dari atletnya sendiri," ujarnya usai penyerahan medali.

Keengganan Frederik untuk memberikan kepastian tak terlepas dari kurangnya suplai alat baru. Hingga kini, baru I Gede Nyoman Puruhito alias Adit saja yang menggunakan peralatan baru, itupun dibelinya sendiri.

"Kita mempunyai kans yang sama. Mungkin kalau ada alat baru kita lebih berani memasang target," lanjutnya.

Sang manajer juga mengungkapkan keyakinannya terhadap kemampuan atlet putri panahan, terkait hasil medali perunggu.

"Ini masalah alat. Dengan alat yang lebih lama saja bedanya tipis. Ini menunjukkan atlet kita luar biasa. Kalau kita menggunakan alat yang lebih bagus tentu hasilnya akan di atas rata-rata," tandasnya.

Komentar

Embed Widget
x