INILAH.COM, Jakarta - Ana Ivanovic berharap bisa merayakan ulangtahunnya dengan mempertahankan mahkota juara di Bali setelah melenggang ke final usai mengalahkan Nadia Petrova. Ana akan ditantang oleh petenis Spanyol Anabel Medina Garrigues.
Juara bertahan Commonwealth Bank Tournament of Champions Ana Ivanovic berpeluang mengulang kembali memori tahun lalu setelah mengalahkan petenis Rusia Nadia Petrova, Sabtu siang WIB (5/11/2011).
Pada pertandingan yang dilangsungkan di lapangan indoor Bali International Convention Center, Westin Resort, Nusa Dua, Bali, itu, Ivanovic mengalahkan Petrova 6-1, 7-5 dalam 1 jam 28 menit. Di set pertama, Ivanovic yang mengandalkan permainan agresif ini langsung tancap gas dengan memenangi lima game pertama. Petrova yang berusaha mengejar mengaku frustrasi.
"Ia bermain sangat baik sejak game awal dan ia tidak banyak memberi peluang," ujar Petrova.
Baru di game keenam petenis Rusia ini mampu meraih satu poin. Poin itupun diraihnya akibat kesalahan-kesalahan pengembalian bola yang dilakukan Ivanovic yang asal Serbia itu. Di game-game berikutnya, Ivanovic kembali memperbaiki penampilannya dan menutup set pertama 6-1 setelah servisnya gagal dikembalikan lawannya yang berperingkat 31 itu.
Petrova mencoba memberi perlawanan di set kedua untuk memaksakan rubber set. Dia sempat mengejar ketinggalan 0-2 menjadi 2-2. Petrova sempat membalikkan keadaan di game ketujuh untuk skor 4-3. Namun Ivanovic berhasil menyamakan di game ke-10 untuk skor 5-5.
Ivanovic selanjutnya tidak memberikan poin lagi bagi Petrova. Ivanovic pun mencuri poin saat Petrova melakukan servis di game ke-11. Pertandingan kemudian berakhir setelah bola pukulan Ivanovic sempat menyentuh net lebih dulu sebelum jatuh di lapangan permainan Petrova.
Pada pertandingan itu, Ivanovic mendapat banyak dukungan dari penonton. "Para penonton di sini sungguh luar biasa. Mereka benar-benar tahu bagaimana mendukung petenis. Mereka benar-benar tahu tenis dan tahu kapan harus bersorak dan kapan harus diam saat pertandingan akan dilanjutkan," puji Ivanovic.
Di final, Ivanovic akan menghadapi Anabel Medina Garrigues yang kembali diuntungkan setelah lawannya Sabine Lisicki yang mengundurkan diri karena sakit. Garrigues memenangi pertandingan saat skor 4-0 di set ketiga. Di dua set lainnya, kedua petenis berbagi skor dengan 6-3, 4-6. Set pertama dimenangi Garrigues dan kedua bagi Lisicki.
Dengan hasil ini, maka, Ivanovic dan Garrigues akan bertemu di final Minggu (6/11). Rekor pertemuan kedua pemain saat 2-1 untuk keunggulan Ivanovic. Uniknya, dua keunggulan Ivanovic itu ditorehkannya di atas lapangan clay yang tidak lain adalah lapangan yang dikuasai Garrigues. Kemenangan itu dicatat Ivanovic di dua pertemuan terakhir mereka di Fed Cup 2009 dan grand slam Prancis Terbuka 2007. Di Fed Cup, Ivanovic menang 3-6, 6-1, 6-2 dan di Prancis Terbuka 6-3, 3-6, 6-3. Sedangkan satu-satunya kemenangan Garrigues yang berperingkat 28 itu adalah tujuh tahun lalu di turnamen WTA Luksemburg 2004. Saat itu, Garrigues menundukkan Ivanovic 3-6, 6-4, 6-1.
Pada turnamen terakhir di Bali ini, Garrigues melaju setelah dua lawannya, Marion Bartoli dan Sabine Lisicki mengundurkan diri di set ketiga. Pada putaran pertama Jumat (4/11), Garrigues lolos ke semifinal setelah lawannya Bartoli (Prancis) mundur akibat cedera ankle saat kedudukan 4-6, 7-6 (9-7), 0-1.
Hari ini, Garrigues juga melangkah ke final setelah Lisicki mengalami cedera punggung. Lisicki mundur dari pertandingan saat Garrigues unggul pada kedudukan 6-3, 4-6, 4-0.
"Saya sangat menyayangkan karena dua lawan saya mengalami cedera. Namun saya bangga dan senang bisa bermain melawan mereka," ujar Garrigues.
Di pihak lain, Lisicki tidak menyangka dia akan terhenti setelah mengalami cedera. "Saya tidak menyangka akan berakhir di sini dengan cara sedemikian," imbuhnya.