Kamis, 17 April 2014 | 01:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PORSENI BUMN 2011
'Pentingnya Arti Olahraga'
Headline
Ary Sudarsono - facebook.com
Oleh: Reza Adi Surya
Olahraga - Kamis, 15 September 2011 | 03:50 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Masih ingat dengan sosok Ary Sudarsono? Ya, Ary Sudarsono adalah seorang pemerhati olahraga sekaligus tokoh yang erat dengan olahraga khususnya bola basket.

Dalam sebuah acara bertajuk PORSENI BUMN 2011, Ary Sudarsono turut serta membantu penyelenggaraan Pertandingan Olahraga dan Seni (PORSENU) se-BUMN tersebut. Di sela-sela acara jumpa pers, Ary menyebut betapa pentingnya arti berolahraga.

"Indonesia merdeka tahun 1945 dan 3 tahun kemudian digelar PON pertama di kota Solo, Jawa Tengah. Mengapa digelar PON bukannya parade atau sejenisnya? Karena olahraga adalah sarana tepat untuk mempersatukan bangsa,"ujar Ary Sudarsono dalam jumpa pers di daerah Menteng (15/9).

"Olahraga juga bisa membuat rasa sportifitas dan kreatifitas serta menumbuhkan rasa persaudaraan."

Ary juga mengaku senang bisa mendukung agenda PORSENI yang digelar oleh BUMN ini. Ia kagum dengan tema acara ini yakni "Bersama dalam Sportifitas dan Kreatifitas untuk Budaya Unggul BUMN".

"Mengapa saya mau mendukung acara ini? Karena tema dari acara ini yang berasal dari zaman Prabu Majapahit. Saya suka dengan acara yang berhubungan dengan olahraga dan pasti akan memberikan dukungan," tukasnya.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.