Find and Follow Us

Minggu, 15 Desember 2019 | 04:19 WIB

Jagoan Dunia Ramaikan Djarum Indonesia Open

Oleh : Boy Leonard Pasaribu | Senin, 20 Juni 2011 | 07:37 WIB
Jagoan Dunia Ramaikan Djarum Indonesia Open
lee yong dae - Foto : Ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta Atlet muda berbakat Korea Selatan Lee Yong Dae akan meramaikan Djarum Indonesia Open 2011. Pebulutangkis berusia 22 tahun digandrungi baik di dalam maupun di luar lapangan.

Di dalam lapangan, Lee telah menunjukkan kemampuannya dengan menyabet berbagai gelar. Pada usianya yang ke-17, pria kelahiran Hwasun itu tampil sebagai juara dunia kelas Junior sektor ganda bersama Ha Jung Eun.

Sepanjang 2005 hingga 2007, Lee berhasil mengoleksi empat gelar juara di ganda putra, sementara di campuran dia hanya berhasil menjadi yang terbaik di Swiss Terbuka tahun 2007 dan Thailand Terbuka tahun 2006.

Di tahun berikutnya, nama Lee meroket. Duetnya bersama Jung Jae Sung menjadi salah satu ganda yang disegani di level dunia. Gelar All England serta Kejuaraan Asia mereka rebut di tahun 2008.

Nova Widhianto/Liliyana Natsir juga pernah merasakan kehebatan pasangan tersebut. Jagoan Indonesia itu ditumbangkan di Olimpiade. Lee dan pasangannya kemudian terus melaju dan merebut emas.

Di Djarum Indonesia Open, Lee juga berhasil menyabet gelar pada tahun 2009. Ia dan pasangannya berhasil mengalahkan peraih medali perak Olimpiade 2008, Cai Yun/Fu Haifeng dari China. Terkini, ia mampu menyabet gelar juara Korea Premier Super Series.

Selain usianya yang masih muda serta prestasinya yang segudang, hal lain yang membuat Lee digandrungi, khususnya oleh kaum hawa, adalah penampilannya. Parasnya tak kalah dibandingkan penyanyi Korean Pop yang saat ini sedang digandrungi remaja putri Indonesia.

Perpaduan prestasi dan paras yang memikat inilah yang membuat Lee menjadi idola baru dan disorot media. Meski sempat canggung, Lee mengaku mampu beradaptasi dan sekarang justru menikmatinya.

Bintang lain yang akan tampil di DIO 2011 kali ini adalah Bao Chunlai. Pebulutangkis nomor dua Cina itu menjadi salah satu andalan di sektor tunggal putra Cina, mengantar negeri Tirai Bambu itu meraih Piala Thomas 2008.

Pebulutangkis berusia 28 tahun itu pernah mencatatkan namanya di DIO, tahun 2008 ia mampu membungkam ambisi dari Taufik Hidayat di perempat final. Sayang, ia harus terhenti di tangan Sony Dwi Kuncoro yang juga berhasil menjadi juara di DIO 2008.

Komentar

Embed Widget
x