Jumat, 25 Juli 2014 | 15:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pacquiao-Marquez III Seperti Leonard-Hearns
Headline
Juan Manuel Marquez Vs Manny Pacquiao - IST
Oleh:
Olahraga - Rabu, 1 Desember 2010 | 15:27 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Los Angeles – Dedengkot tinju dunia, Emmanuel Steward mendukung pertemuan ketiga Juan Manuel Marquez lawan Manny Pacquiao. Dia mengibaratkan duel ini seperti Leonard-Hearns dulu.

Juara nasional amatir AS 1963 yang menjelma jadi pelatih terbesar sepanjang masa itu melihat duel Paquiao-Marquez dengan sedikit sensitif. Pelatih di Sasana Kronk yang legendaris itu menyatakan dirinya bukan promotor yang hanya melihat dari sudut finansial.

Dengan mempertemukan Pacquiao-Marquez, menurut Steward, orang akan teringat kembali atas rivalitas Sugar Ray Leonard dan Thomas Hearns. Leonard-Hearns pernah dua kali bertarung dan dianggap sebagai duel terbaik dunia.

Steward memperhitungkan Marquez-Pacquiao III akan menjadi mesin uang promotor karena profit yang didapat akan semakin tinggi mengingat rivalitas mereka. Dia memperkirakan, pertemuan ketiga mereka akan berlangsung lebih brutal dibanding dua pertarungan sebelumnya.

“Manny dan Marquez adalah pertarungan terbesar saat ini. Saya percaya, baik Pacquiao maupun Marquez sedang berada di puncaknya, pada penampilan terbaik. Itu artinya, mereka harusnya bertarung untuk ketiga kalinya,” ujarnya.

Steward yang pernah menukangi Muhammad Ali dan Sugar Ray Leonard itu malah memicingkan mata atas rencana pertarungan Pacquiao dengan Sugar Shane Mosley. Menurutnya, Mosley tak laku dijual lagi. Itu terutama setelah publik menyaksikan pertarungan Mosley lawan Floyd Mayweather dan kemudian Sergio Mora.

Sebenarnya, ada satu lawan lagi yang layak bagi Pacquiao. Dia adalah Floyd Mayweather. Tapi, rencana mewujudkan pertarungan mereka begitu sulitnya. Kalaupun duel Pacquiao-Mayweather terwujud, Steward tetap yakin bahwa pertarungan berikut Pacquiao adalah lawan Marquez.

“Marquez dan Manny masih harus membuktikan sesuatu, sesuatu yang hanya bisa mereka buktikan dalam pertarungan,” tambahnya.

Mengingat Marquez dan Pacquiao, Steward terkenang kembali duel Leonard-Hearns pada dekade 1980-an. Duel pertama mereka di Caesars Palace, Las Vegas, pada 16 September 1981 terpilih sebagai Pertarungan Terbaik 1981. Hearns di awal pertarungan, secara mengejutkan, mengurung Leonard. Kemudian, Leonard balik menghujani Hearns dengan berjibun puklan. Wasit menghentikan pertarungan itu di ronde ke-14 saat Leonard menghancurkan Hearns.

Pertarungan ulangan yang sesegera mungkin menjadi harapan banyak orang. Tapi, Leonard mengalami masalah dengan retina mata. Dia sempat gantung sarung tinju sebelum kembali naik ring. Pertemuan kedua itu terjadi di tempat yang sama pada 1989.

Pertarungan ini, secara kontroversial, berakhir dengan imbang. Banyak pihak Leonard terselamatkan karena dia favorit publik. Hakim Dalby Shirely menilai ronde ke-12 dengan keunggulan 10-8 untuk Leonard. Jika saja dia memberikan 10-9, seperti dua hakim lainnya, Hearns yang sempat mengkanvaskan Leonard di ronde ketiga dan 11, akan menang angka tipis. [ing]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER